Jurnal Syukur dan Afirmasi Positif: Senjata Rahasia Ibu Baru Melawan Overwhelm Pasca Melahirkan

Masa setelah melahirkan sering kali dipenuhi dengan campuran perasaan bahagia, haru, sekaligus lelah dan kewalahan.
Mengapa Jurnal Syukur Bermanfaat untuk Mama Muda
Mencatat hal-hal kecil yang dihargai setiap hari membantu menguatkan emosi. Jurnal syukur mendorong mindset yang lebih sehat, sekaligus memperkuat daya tahan mental ibu.
Makna Pernyataan Positif?
Kalimat penyemangat adalah frasa sederhana yang diulang untuk memperkuat pikiran positif. Contohnya, “Aku ibu yang hebat dan mampu merawat bayiku dengan penuh kasih.” Latihan ini membantu menekan rasa takut, serta meningkatkan keseimbangan emosional.
Cara Memulai Catatan Harian
– Gunakan notebook untuk mencatat hal-hal yang positif. – Catat beberapa momen setiap hari yang membawa senyum. – Fokus pada kejadian sederhana, seperti istirahat cukup. – Kerjakan di malam hari agar lebih efektif.
Contoh Mantra Harian untuk Pasca Melahirkan
– “Aku mampu menghadapi tantangan sebagai ibu.” – “Diriku sedang pulih dengan baik.” – “Aku pantas merasa bahagia dan dicintai.” – “Si kecil nyaman dalam dampingianku.”
Kombinasi Jurnal Syukur dan Mantra Harian
Menggabungkan catatan harian dengan kata penyemangat akan memberi manfaat yang lebih besar. Di awal hari, mama bisa menyebutkan afirmasi, lalu merekap rasa syukur di malam hari. Kebiasaan ini membantu menenangkan emosi.
Manfaat Praktik Syukur
– Menekan rasa cemas – Menjaga stabilitas mental – Menciptakan hubungan emosional yang hangat dengan bayi
Tantangan
– Perlu rutin agar efek terasa nyata – Tidak instan untuk merasakan hasil – Tidak semua wanita cepat terbiasa dengan menulis harian
Penutup
Menulis rasa syukur dan kata penyemangat jadi cara ampuh untuk pasca melahirkan dalam mengurangi overwhelm. Dengan praktik ini, daya tahan mental semakin kuat, sekaligus menciptakan energi positif untuk merawat bayi. Bagi ibu yang perlu menemukan keseimbangan pasca melahirkan, latihan mental ini wajib dicoba setiap hari.






